PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT. MIB-ADE’PITUE STMIK DIPANEGARA MAKASSAR MELAKUKAN PELATIHAN IT DI KEC. KAJUARA KAB. BONE.

Sulawesita.com-Bone, Pengetahuan tentang Teknologi haruslah dimiliki oleh setiap orang di jaman Informatika ini, banyaknya penyalahgunaan terhadap Teknologi mengakibatkan kekhawatiran yang mendalam bagi beberapa orang tua yang beranggapan Teknologi hari ini dapat merusak moral generasi muda khususnya di Kabupaten Bone.

Sekelompok Mahasiswa Informatika yang berdarah Bone dan tergabung dalam organisasi kedaerahan MIB-ADE’PITUE STMIK DIPANEGARA MAKASSAR menjawab permasalahan tersebut dengan pelatihan IT untuk masyarakat Bone.

Pelatihan IT tersebut bernama
Goes To School #8 dengan tema “Optimalization Knowledge On IT For The Next Generation” Di MAN KAJUARA KAB BONE 6-15 Februari 2017 yang siang tadi resmi dibuka.

Ketua Umum MIB-ADE’PITUE STMIK DIPANEGARA MAKASSAR saudara PASRAHDI dalam pembukaan tadi mengatakan ” IT saat sekarang berkembang pesat dan sangat penting saat ini jadi makanya kita perlu pengetahuan tentang IT Khususnya adik-adik peserta Goes To School #8 supaya kedepannya apa yang di dapatkan pada pelatihan dapat di gunakan dan dimanfaatkan di kemudian hari”.

Pelatihan IT ini menjadi bekal untuk generasi muda untuk untuk memanfaatkan potensi diri dan memfilter budaya-budaya yang tidak sesuai atau relevan untuk kebudayaan kita.

Pemuda LDII Hadiri Pelatihan IT Dispora Sulsel

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Puluhan pemuda Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan mengikuti pelatihan digital marketing dan informasi teknologi (IT) angkatan pertama yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Dinasti Jl Lombok No. 30, Pattunuang, Makassar,selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (29/7/2017).

Kegiatan ini mengangkat tajuk Pelatihan Informasi Teknologi (IT) Bagi Tenaga Kepemudaan Angkatan I Tahun Anggaran 2017.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Prov. Sulsel yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda dan Kepramukaan Megawati, SE.,MM. Turut hadir Ketua DPW LDII Sulsel Hidayat Nahwi Rasul, dan Wakil Ketua Ishak Andi Ballado dan Muhktar Mannan, wakil sekretaris Ismail Arifin, dan puluhan Pemuda LDII dan Forum Telematika Sulsel, Pelajar, Mahasiswa, dan Forum Binaan Dispora terdekat, Home Basecamp Ballatta Sulsel, LSM Laskar Merah Putih Indonesia, KPI, PP Pemilar, Mapalasta UIN Alauddin, Forum Pemuda Bhinneka Tunggal Ika (FPBTI), dan Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI).

“Era globalisasi menuntut dan syarat dengan persaingan, menguasai teknologi informasi dan komunikasi adalah mutlak sebagai sarana komunikasi global untuk peningkatan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, terampil, berakhlaq mulia, agar mampu bersaing di tingkat nasional, regional, maupun internasional” tutur Megawati dalam sambutannya.

“Pemerintah, Masyarakat, LSM, dan Pemuda itu sendiri berhak memfasilitasi kegiatan kepemudaan, sesuai dengan tujuan dari pembangunan kepemudaan menurut UU no. 40 tahun 2009 yaitu untuk mewujudkan pemuda yang berakhlaq, beriman, bertaqwa kepada Allah Yang Maha Esa serta cerdas, kreatif, trampil, jujur, inovatif, dan bertanggung jawab baik dibidang kepemimpinan, kepeloporan, maupun di bidang kewirausahawan” lanjut Megawati.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua DPW LDII Sulsel Hidayat Nahwi Rasul dalam arahannya mengatakan “Inti dari internet adalah pengetahuan dan informasi, kita tidak akan mendapat ilmu pengetahuan dan informasi yang baik kalau tidak berani menyelam, sebab kedua hal tersebut ada di kedalaman internet” tutur Hidayat

“Hanya saja, kebanyakan orang terjebak dalam trend percakapan medsos semisal whatsapp, facebook, dan instagram” lanjut Hidayat. “Terlebih lagi bila penggunaan internet untuk menyebar hoax dan konsumtif. Seharusnya kita harus cerdas dan produktif menghasilkan informasi yang bermanfaat” ucap Ketua Forum Telematika Kawasan Indonesia Timur.

Pelatihan IT ini dihadiri kurang lebih 60 pemuda dan rencananya pelatihan informasi teknologi Dispora Prov. Sulsel ini akan dilaksanakan hingga angkatan ke-5 di bulan Juli dan Agustus. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Pemuda LDII Hadiri Pelatihan IT Dispora Sulsel, http://makassar.tribunnews.com/2017/07/29/pemuda-ldii-hadiri-pelatihan-it-dispora-sulsel.
Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas

IKADIPA-UKM STMIK Dipanegara Gelar Pertemuan

MAKASSAR,UPEKS.co.id– Pengurus Ikatan Alumni Dipanegara (IKADIPA) Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Dipanegara Makassar melakukan pertemuan dengan sejumlah pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam lingkup kampus STMIK Dipanegara Makassar.

Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum (Ketum) IKADIPA STMIK Dipanegara, Pendi Bangadatu, S.Kom, Sekretaris Jenderal (Sekjen) IKADIPA, Paris M, S.Kom bersama pengurus lainnya, bertempat di Warkop IKADIPA, Jl Adiyaksa, Minggu (10/12).

Anggota Bidang Kewirausahaan IKADIPA, Affandi Ibrahim mengatakan, pihak IKADIPA sengaja mengundang para UKM untuk membicarakan terkait pemasangan logo para UKM di sekretariat IKADIPA.

Menurut Pablo, sapaan akrab Affandi Ibrahim, hal tersebut dilakukan untuk memperkenalkan ke luar terkait keberadaan UKM di kampus bergelar Kuning Gading tersebut.

Lanjut Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Makassar ini mengungkapkan, para UKM diarahkan ke Warkop IKADIPA jika melakukan suatu kegiatan.

“Kegiatan seperti bazar sebaiknya dilakukan di Warkop IKADIPA,” ujarnya.

Untuk itu, kegiatan yang dilakukan di Warkop IKADIPA akan memberikan keuntungan tersendiri bagi IKADIPA dan UKM itu sendiri. (Penulis: Asrul Mustafa)

Raker IKADIPA Telorkan Sejumlah Program

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Pengurus Ikatan Alumni Dipanegara (IKADIPA) Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Dipanegara Makassar periode 2016-2019 berhasil menelorkan sejumlah program dalam acara Rapat Kerja (Raker) di sekretariat IKADIPA, Jl Adiyaksa Makassar, Sabtu (17/6) malam hingga Minggu, (18/6) dini hari.

Sebelum pelaksanaan Raker, acara didahului dengan buka puasa bersama yang dihadiri perwakilan Yayasan Dipanegara, pengelola kampus STMIK Dipanegara, para dosen, staf, alumni, serta perwakilan lembaga kemahasiswaan.

Ketua Umum (Ketum) IKADIPA STMIK Dipanegara, Pendi Bangadatu, S.Kom mengatakan, pembahasan program kerja dibagi per bidang masing-masing.

Menurut Pendi, pada kepengurusan periode ini dilengkapi lima bidang, yakni Kesekretariatan, Riset dan Teknologi, Kewirausahaan, Media dan Informasi, serta Sosial dan Kemasyarakatan.

Anggota Fraksi NasDem DPRD Sulsel ini mengungkapkan, pembahasan program kerja dibagi per bidang. Dalam rapat per bidang tersebut, satu per satu usulan program mendapat pembahasan mendalam untuk selanjutnya dibawa ke sidang paripurna.

Adapun program kerja yang dihasilkan, yakni rapat evaluasi triwulan, pameran IT, daftar sumber daya bisnis anggota, seminar nasional kewirausahaan, serta bagi hasil pemanfaatan sekretariat lantai satu.

Program lainnya adalah pengelolaan media sosial dan website, pendataan anggota, media publikasi, pengadaan kesekretariatan, dan kartu anggota.

Lanjut politisi Partai NasDem Sulsel ini, atribut dan kelengkapan organisasi, administrasi persuratan, iuran anggota, pengawalan database alumni.

“Program buka puasa bersama dan ramah tamah tiap tahun, bakti sosial di pantai asuhan, dan terkahir pembuatan MoU dengan institusi lain,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) IKADIPA STMIK Dipanegara Makassar, Paris M, S.Kom menambahkan, Raker akan menjadi pedoman strategis bagi pengurus dalam merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan seluruh aktivitas organisasi .

“Ini semua berkaitan dengan pemikiran strategis dan penjabaran program selama kurun waktu tiga tahun kepengurusan IKADIPA periode 2016-2019,” kata Ketua Kunnukers ini. (Penulis: Asrul Mustafa)

Dua UKM UIN Ar-Raniry Dapat Penghargaan

Sumberpost.com | Banda Aceh – Dua lembaga mahasiswa UIN Ar-Raniry meraih juara di Fesitival Seni dan Budaya Islami 2015, yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Qur’an Aplikasi Forum (QAF) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) Sanggar Seni Seulaweuet, di AAC Dayan Dawod, Senin, (30/11/2015) malam.

UKM QAF dalam festival tersebut mendapatkan penghargaan pada kategori stand terbaik, sedangkan UKK Sanggar Seni Seulaweuet meraih juara tiga lomba akustik islami.

Ketua UKM QAF, Aulia Agustian mengatakan, pihaknya pada festilval tersebut menampilkan hal-hal yang islami di stan, seperti kaligrafi, pustaka, buku islami, video islami dan gambar motivasi islami. Mereka juga menyediakan Fasilitas poto untuk para pengunjung.

“Di UIN Ar-Raniry, kami juga akan membuka pendaftaran kepada mahasiswa dalam waktu dekat. Adapun bagian-bagian yang kami buka yaitu tahsin, tahfidz, tilawah, dan kaligrafi,” kata Aulia.

Sementara itu, Mi’rajudin Anhar dari UKK Sanggar Seni Seulaweuet menjelaskan, pada lomba akustik islami, pihaknya menampilkan musik religi hasil ciptaan sendiri yang berjudul Rahasia Hidup.

Sanggar Seni Seulaweuet melakukan persiapan selama empat hari untuk mementaskan lagu tersebut. Namun demikian, ia tetap puas dengan pencapaian yang pihaknya menangkan. []

Ketua MPR Dukung Kegiatan Pra Temu BEM Nusantara

 

Ketua MPR Zulkifli Hasan mendukung dan mengapresiasi kegiatan Pra Temu BEM Nusantara ke X yang diselenggarakan di Unversitas Trisakti Jakarta pada pertengahan Nopember mendatang. Dalam pra temu BEM Nusantara ini Zukifli Hasan akan menyampaikan pidato kunci.

“Insya Allah saya hadir dan akan menyampaikan pidato kunci,” kata Zulkifli Hasan ketika menerima panitia Pra Temu BEM Nusantara di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III Lantai 9 Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Ketua Panitia Pra Temu BEM Nusantara, M. Elfiansyah Alaydrus mengungkapkan BEM Nusantara adalah aliansi wadah Badan Eksekutif Mahasiswa di seluruh Indonesia. Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi BEM Nusantara serta mengawal kedaulatan bangsa dan NKRI akan diselenggarakan Pra Temu BEM Nusantara pada 11 -13 Nopember 2016 di Universitas Trisakti.

“Pra temu BEM Nusantara ini sudah 10 kali diselenggarakan. Dan pra temu ini adalah yang ketiga diadakan di Universis

tas Trisakti,” kaa Elfiansyah. Tema Pra Temu BEM Nusantara ke X ini adalah “Peran Mahasiswa dalam Mengawal Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di Bidang Ekonomi, Kemaritiman, Sumber Daya Alam, Sosial Budaya dan Politik.”

Dalam pertemuan itu Panitia Pra T

emu BEM Nusantara dari Universitas Trisakti ini meminta Ketua MPR untuk menjadi keynote speaker. Kepada panitia, Zulkifli Hasan menyatakan kesediaannya.

Secara sepintas Zulkifli menjelaskan inti yang akan disampaikan pada acara Pra Temu BEM Nusantara nanti. “Urut-urutannya seperti yang dikatakan Bung Karno. Pertama, kita harus merdeka. Kemerdekaan adalah jembatan emas. Kemerdekaan untuk mempersatukan NKRI. Kenapa bersatu? Karena untuk berdaulat. Kalau berdaulat maka bisa berlaku adil. Kalau sudah berlaku adil maka keadilan sosial sudah tercapai,” paparnya.

“Apakah sekarang kita sudah berdaulat? Be

ras, gula, garam, kita masih impor. Di bidang pangan kita belum berdaulat karena itu pasti tidak bisa berlaku adil. Karena itu ada mafia pangan,” lanjutnya.

“Maka terjadi kesenjangan. Yang kaya akan semakin kaya, yang miskin semakin miskin. Kita semakin jauh dari cita-cita bangsa. Itulah akan saya sampaikan nanti,” ucap Zulkifli Hasan.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Zulkifli Hasan

menerima Korps HMI Wati (Kohati) PB HMI yang dipimpin Sekretaris Umum Naila Fitria. Dalam pertemuan itu, Kohati mengajak MPR bekerjasama dan bersinergi dalam program yang berkaitan dengan persoalan kepemudaan, perempuan, umat dan bangsa.

Ketua MPR Zulkifli Hasan menganjurkan Kohati PB HMI untuk mengadakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI baik di tingkat pusat maupun provinsi. “Sosialisasi ini penting untuk kalangan mahasiswa. Apalagi nilai-nilai luhur semakin memudar,” ucap Zulkifli Hasan.

UTU Tuan Rumah Penyelenggara Temu Nasional BEM Nusantara

MEULABOH – Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Universitas Teuku Umar (UTU) yang tergabung dalam Aliansi BEM Nusantara, dipercaya untuk melaksanakan pertemuan BEM  Se-Nusantara ke- X tahun 2018, dan sekaligus UTU ditetapkan sebagai  tuan rumah penyelenggara kegiatan temu nasional dimaksud. Penetapan UTU sebagai tuan rumah pelaksanaan Temu BEM Nusantara ke-X,  berdasarkan hasil Temu  BEM-Nusantara  ke IX di UIR sebelumnya.

Presiden Mahasiswa PEMA UTU, Rizki Laturrahmi, didampingi Mudasir (Ketua Panitia Pelaksana BEM Nusantara) menyampaikan, “Alhamdulillah, PEMA UTU dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan pertemuan BEM Se-Nusantara. “Pertemuan ini rencananya akan dilaksanakan di Gedung Olahraga Seni (GOS) samping SPBU, Desa Pasie Pinang, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, selama 10 hari (4 s/d 14 April 2018). Acara  penutupan Temu BEM Nusantara direncanakan di Sabang, Aceh.

Kegiatan tersebut akan melahirkan berbagai macam rekomendasi nasional yang nantinya akan diperkirakan akan hadir mahasiswa perwakilan BEM dari 1000 perguruan tinggi Negeri dan Swasta dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Aliansi BEM Nusantara. “Setiap delegasi,akan menyampaikan masukan kepada pemerintah dan  kegiatan nasional ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan di Pantai Barat Selatan Aceh, Provinsi  Aceh”. Ujar Mudasir.Dalam Pertemuan Aliansi BEM Se-Nusantara ini, kata Mudasir, akan digelar juga seminar nasional serta diskusi nasional tentang potensi di bidang agro and marine industry sesuai dengan visi-misi UTU saat ini serta membahas permasalahan serta resolusi dan masukan demi terjaganya keutuhan NKRI,  kata Mudasir yang juga mahasiswa Fakultas Ekonomi UTU. Mudasir menjelaskan, selain itu, juga akan melakukan kegiatan ANSOS (Analisis Sosial) di daerah Provinsi Aceh sebagai aksi nyata dalam melihat kondisi sosial yang dialami sekarang ini di Provinsi Aceh. Seminar dan diskusi nasional ini juga akan dibicarakan kesiapan pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya alam (SDA) yang ada dan juga kondisi Aceh sebagai wadah investasi bagi investor yang ingin berinvestasi di Aceh. Menurut Mudasir, pembukaan Temu BEM Nusantara direncanakan akan dilakukan Presiden Joko Widodo atau Wakil Presiden Republik Indonesia Drs. H. Muhammad Jusuf Kala. Narasumber seminar dan diskusi nasional pada acara Temu BEM Nusantara antara lain Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri PU dan Perumahan Rakyat, Menteri Desa, Menteri BUMN, Menko Bidang Perekonomian, Gubernur Aceh, Rektor UTU Prof, Jasman, Wagub DKI, Pangdam Iskandar Muda, dan Kapolda Aceh. (Muzakkir)

Terapkan Teknologi Informasi Ke Warga, MIB-ADE’PITUE Gelar Pelatihan Di SMAN 25 Bone

WARTASULSEL.NET, – Mahasiswa merupakan pelajar yang mempunyai derajatnya paling tinggi, tentunya menjadi Mahasiswa tidak mudah. Sebagai mahasiswa harus berpegang teguh pada tridarma perguruan tinggi dan sumpah mahasisa. Salah satu penerapan tridarma perguruan tinggi yaitu “pengabdian kepada masyarakat”. Oleh karena itu Mahasiswa Informatika Bone ADE’PITUE STMIK DIPANEGARA MAKASSAR. Mengadakan kegiatan yang bersifat pengabdian kepada masyarakat guna terwujudnya tridarma perguruan tinggi dalam zaman yang modern ini.(3/2/2018).

Pengetahuan mengenai teknologi informasi haruslah dimiliki oleh setiap orang di zaman modern ini, banyaknya penyalahgunaan terhadap Teknologi mengakibatkan kekhawatiran yang mendalam bagi beberapa orang tua yang beranggapan Teknologi hari ini dapat merusak moral generasi muda khususnya di Kabupaten Bone.

Suasana Stand Panitia Pelaksana

Oleh karena itu Sekelompok Mahasiswa yang berasal dari Bone dan tergabung dalam organisasi kedaerahan (ORGANDA), Mahasiswa Informatika Bone ADE’PITUE STMIK DIPANEGARA MAKASSAR, mengadakan kegiatan yang bersifat Pelatihan teknologi informasi.

Pelatihan tersebut bernama Goes To School #9 dengan tema “TECHNOLIFE” Implementasi Peranan Teknologi Informasi Dalam Menjawab Tantangan Zaman” Tepatnya Di SMA NEGRI 25 BONE.Desa Bengo Kecamatan Bengo Kabupaten Bone. Yang akan dilaksanakan tanggal 5 – 14 Februari 2018 nantinya.

Dalam kegiatan ini siswa dan masyarakat dibina agar dapat paham tentang Ilmu Pengetahuan Teknologi (IT). Adapun materi yang diajarkan berupa, Perangkat lunak aplikasi kantor (Microsoft Office) , Desain Grafis (Corel Draw X7), Editing Video (Adobe Priemere Pro), dan teknik pengkabelan jaringan.

Kegiatan ini dilaksanakan setelah jam pulang sekolah. Jadi maksud dari di adakannya kegiatan ini agar supaya siswa dan masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan Ilmu Teknologi (IT), agar pemanfaatan teknologi informasi dapat dimanfaatkan dengan bagaimana mestinya, dan juga membuat kita tidak ketinggalan pengetahuan tentang teknologi di erayang serba modern ini.

Pelatihan ini dapat menjadi bekal untuk generasi muda agar dapat memanfaatkan potensi diri masing masing dan Menjauhi budaya-budaya yang tidak sesuai dan relevan dalam kebudayaan kita.

Salah satu yang menjadi penyemangat Mahasiswa Informatika Bone Ade’pitue STMIK Dipanegara Makassar dalam melaksanakan kegiatan ini, mereka menanamkan prinsip dalam dirinya yaitu “Lokka Sappa Deceng Lisu Mappideceng” yang artinya Pergi menimbah ilmu di perantauan dan Tidak lupa untuk kembali ke tempat asalnya untuk membagi ilmu yang didapatkanya.(*M.Nuryasin)

Mahasiswa Informatika Bone ADE’PITUE STMIK DIPANEGARA MAKASSAR Kerjasama Polres Bone Gelar Pelatihan Medsos

Watampone, WARTASULSEL. NET, – Mahasiswa yang tergolong dalam Organisasi kedaerahn Mahasiswa Informatika Bone ADE’PITUE STMIK DIPANEGARA MAKASSAR, Bekerja sama dengan Humas Polres Bone melakukan pelatihan media sosial di Novena Hotel dini hari tadi. (27/2/2018).

Pelatihan Media sosial yang diadakan oleh Humas polres Bone dan bekerja sama dengan Mahasiswa Informatika Bone ADE’PITUE STMIK DIPANEGARA MAKASSAR dimana Rekan dari mahasiswa menjadi fasilitator , dimana kegiatan ini Bertujuan agar penggunaan media sosial dapat digunakan sebagaimana mestinya di masyarakat.

Dalam materi ini juga diajarkan bagaimana penanggulangan berita berita Hoax yang sering beredar di Sosial media seperti sekarang ini.

Peserta dari kegiatan ini ialah seluruh jajaran Humas Polres bone, perwakilan tiap tiap polsek yang ada di kabupaten bone, jajaran humas polres bone sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, Bisa dilihat dari gambar yang tersedia.(Yasin/red ws)

Minat Pengunjung Perpustakaan Menciut

Perpustakaan (perpus) kampus merupakan suatu tempat dimana para mahasiswa dapat menimba ilmu pengetahuan dan mencari referensi secara gratis untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliahnya. Tak heran apabila kita mendapati area ini selalu ramai oleh pengunjung yang mayoritas merupakan mahasiswa itu sendiri, entah itu mereka yang mengerjakan tugas kuliah,pembaca setia,atau bahkan hanya sekedar meminjam dan atau mengembalikan buku.
Demikian halnya dengan perpus kampus STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen dan Informatika) Dipanegara. Perpustakaan senantiasa dibanjiri oleh mahasiswa yang datang dengan beraneka ragam motif kebutuhan akan ilmu pengetahuan sehubungan dengan pemanfaatan perpus itu sendiri. Namun sayangnya, pada tanggal 5 oktober 2009 lalu, ruangan perpus dipindahkan ke gedung B lantai 5. Hal ini menyebabkan para mahasiswa malas untuk ke perpustakaan. Salah satu nara sumber kami (Format.red), Pak Rais (salah satu staf perpustakaan) mengatakan ,”Pada tanggal 5 Oktober 2009 perpustakaan STMIK Dipanegara dipindahkan ke lantai 5 gedung B atas usulan BEM kepada yayasan”.
Menurut data statistik perpus, jumlah mahasiswa pengunjung perpus pada tahun 2009 sekitar 250 orang sedangkan pada tahun 2010 hanya sekitar 180 orang. Terlihat jelas penurunan total pengunjung. Seperti tersebut sebelumnya,pindahnya perpus ke lantai 5 mengakibatkan adanya penurunan angka pengunjung karena mahasiswa merasa begitu letih jika ingin meraih pintu perpus. Selain itu jumlah buku yang menjadi koleksi perpustakaan itu sendiri masih tergolong kurang,hal tersebut ditandai dengan adanya beberapa rak buku yang masih kosong. Hal ini perlu mendapat perhatian karena perpus sebagai tempat untuk belajar dan mencari tugas kuliah.
Berikut data statistic buku yang berada di perpustakaan hingga kini.(bayu,pandi/format)
Jumlah Judul 3642
Jumlah yang terdaftar 7925
Alumni 5013
Sumbangan 442
Pembagian 2359 (anggaran)
Pembelian (UPT) 111